Read Sjam: Lelaki dengan Lima Alias by Tim Buku TEMPO Online

sjam-lelaki-dengan-lima-alias

Dua tahun setelah aksi berdarah Gerakan 30 September, Sjam Kamaruzaman baru muncul di depan publik. Ketika itu, Juli 1967, ia menjadi saksi dalam pengadilan Sudisman, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Indonesia.Sebelumnya ia hanya bayang dalam halimun: keberadaannya setengah dipercaya, setengah tidak. Biro Chusus, badan rahasia PKI yang dipimpinnya, semula diduga hanya khDua tahun setelah aksi berdarah Gerakan 30 September, Sjam Kamaruzaman baru muncul di depan publik. Ketika itu, Juli 1967, ia menjadi saksi dalam pengadilan Sudisman, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Indonesia.Sebelumnya ia hanya bayang dalam halimun: keberadaannya setengah dipercaya, setengah tidak. Biro Chusus, badan rahasia PKI yang dipimpinnya, semula diduga hanya khayalan tentara untuk memudahkan Soeharto memusnahkan partai komunis itu. Namun Sjam membenarkan semua tudingan. Ia mengaku memimpin Biro Chusus dan merencanakan aksi rahasia G30S.Sebagai orang yang bertugas mempengaruhi anggota tentara agar mendukung PKI, ia punya akses ke kalangan militer. Seorang putranya mengenang bagaimana di penjara Sjam menempati sel yang besar serta diizinkan memiliki uang satu tas penuh untuk memenuhi segala kebutuhan.Siapakah Sjam, lelaki dengan lima nama alias itu? adakah ia agen ganda atau sekedar pengikut Ketua PKI D.N. Aidit yang setia?...

Title : Sjam: Lelaki dengan Lima Alias
Author :
Rating :
ISBN : 9789799102812
Format Type : Paperback
Number of Pages : 95 Pages
Status : Available For Download
Last checked : 21 Minutes ago!

Sjam: Lelaki dengan Lima Alias Reviews

  • Ariel Seraphino
    2018-10-30 03:04

    Membaca tokoh Sjam dalam kaitan perannya dalam G30S benar-benar misterius. Saya menduga saking misteriusnya tokoh ini, tim Tempo pun tak bs bercerita banyak dalam buku yang tidak sampai 100 halaman ini. Orang ini muncul tiba-tiba, mengaku sebagai ketua Biro Chusus yg merupakan biro intel PKI utk menaruh pengaruh di kalangan militer ketika itu. Dibuat tahun 1964, pasca G30S Biro ini bubar jalan seiring hilangnya sang ketua. Orang PKI sendiri saat itu tidak tahu ada organisasi itu. Satu setengah tahun pasca G30S beliau muncul dan membeberkan semua informasi penting dalam Biro Chusus kepada Mahkamah Militer yang kemudian menjatuhinya hukuman mati sambil terus menjadi whistle blower untuk militer dan Orba dalam memberangus PKI. kematiannya pun misterius. sudah mati atau belum masih misteri. di mana jasadnya keluarga tak tahu. Berbagai pertanyaan itu kini rasanya masih menjadi ganjalan bagi para sejarawan dalam menggali titik yang hilang dalam G30S dan PKI.

  • Wirotomo Nofamilyname
    2018-11-05 05:59

    #68 in 2015.

  • Tomy
    2018-11-07 00:03

    buku yang bagus kita jadi tau sejarah

  • Aqmarina Andira
    2018-11-11 04:55

    Sjam yang jadi 'the missing link', muara dari semua kisruh yang tidak masuk akal dari Gerakan 30 September.Sjam yang bagaikan putri Syahrezad, yang menunda pembunuhan dirinya dengan menceritakan sebuah kisah setiap malam, sehingga mampu bertahan 1,001 malam.Sjam yang penuh misteri, tokoh Indonesia yang agaknya paling seru untuk diteliti. Apa isi catatannya, yang sampai sekarang tak pernah dibuka kepada publik?Buku kedua di 2017.

  • nawir nawir
    2018-11-16 04:57

    Tokoh sentral G30 S ternyata takut cecak.Kematiannya pun masih misterius karena tidak diketahui di mana kuburnya.

  • NurulYaumil
    2018-11-04 06:48

    Nyanyian Sjam Menyapu Habis PKISjam Kamaruzaman, lelaki kelahiran 30 April 1924 di Tuban, Jawa Timur. Lelaki dengan setidaknya lima nama alias: Djimin, Sjamsudin, Ali Mochtar, Ali Sastra, dan Karman. Ia adalah anggota PKI yang lain, orang bawah tanah. Sjam adalah seorang intelijen PKI, pemimpin Biro Chusus PKI yang bertugas memengaruhi anggota tentara agar mendukung PKI. Ia juga punya akses ke lembaga-lembaga militer.Siapakah lelaki yang mengaku ateis tetapi dikenal pandai membaca Al-Quran itu? Adakah ia agen gandan atau sekadar pengikut setia ketua PKI D.N. Aidit?Sebelum G30S, Sjam telah merekrut dua pleton Brigade 1 Kodam Jaya, satu kompi Batalion 1 Cakrabirawa, lima kompi Batalion 454 Diponegoro Jawa Tengah, lima kompi Batalion 530 Brawijaya Jatim, dan satu Batalion AU. Tapi, karena tak dirancang dengan saksama, pengikut itu tak berdaya pada hari puncak aksi G30S.Sjam ditangkap 9 Maret 1967. Ia menepati penjara khusus dan memiliki satu tas penuh dengan uang. Selama 19 tahun ia dipelihara sebagai 'pembocor', riwayat Sjam tamat di ujung bedil. September 1986, ia dieksekusi mati._________________________Komunisme, bagaimanapun, adalah hal sensitif dan kontroversi untuk dibahas. Juga ketika tema itu diangkat di media massa. Sesungguhnya tak ada fatwa yang mengharamkan media massa menulis tentang orang yang paling jahat sekalipun. Tempo menunjukkan bahwa sebuah media harusnya tak surut karena sebuah liputan yang berpotensi kontroversial.Sesungguhnya jika tak membaca buku ini, saya tak pernah tau ada sosok bernama Sjam yang cukup berpengaruh. Bahkan saya baru tahu tentang Biro Chusus. Maafkan pengetahuan sejarah saya yang cukup memalukan. :(Melalui pendalaman liputan, Tempo secara detil menceritakan sosok Sjam melalu beberapa sumber. Baik itu catata-catatan kepolisian militer atau wawancara langsung dengan anggota keluarga pun orang-orang yang mengenal sosoknya.Dalam buku ini cukup detil soal info G30S. Ada gambaran kronologi pelaksanaan G30S dan posisi pasukan G30S (hal. 18&19). Ada juga salinan pengakuan Sjam kepada polisi militer pada saat ia ditangkap dan dipenjara.

  • an
    2018-11-14 07:16

    rhe memang tidak tahu siapa sjam. tapi dengan membaca buku ini... ternyata rhe tetep tidak tahu siap sjam. hehehe... seakan tokoh dengan banyak nama ini benar-benar misterius. semua kisah dan kesaksiannya seakan dongeng semata demi keselamatan dirinya. lalu apa yang harus dibanggakan dari keterlibatannya dalam "aksi" PKI? atau justru... apa yang harus disalahkan dari kesaksiannya akan aksi tersebut? keinginan pribadi atau golongan? apa yang sebenarnya diacar?semakin membaca semakin ingin bertanya dan semakin banyak yang tidak terjawab-21 '13-

  • Khairunisa Putri
    2018-11-04 06:03

    "G30S lebih tepat dianggap sebagai aksi (untuk menculik tujuh jenderal dan menghadapkan kepada presiden), bukan sebagai gerakan. sebab, peristiwa ini merupakan aksi sekelompok orang di Jakarta dan Jawa tengah yang dapat diberantas dalam waktu satu-dua hari. namun aksi ini ( yang kemudian ternyata menyababkan tewasnya enam jenderal) oleh Soeharto dan kawan-kawan lalu dijadikan dalih untuk memberantas PKI sampai ke akar-akarnya. sesuatu yang di lapangan menyebabkan terjadinya pembunuhan massal dengan korban lebih daripada setengah juta jiwa." -pg 94

  • Lembusora
    2018-11-15 03:07

    Sjam ini misterius. Antara intel yg ngawur sekali pengambilan keputusannya, agen TNI yg menyusup, atau hanya penakut yg di depan orang sok galak.Masih sedikit hasil penelitian ttg Sjam. Sejarawan pun saling silang kesimpulannya.Buku ini sendiri lumayan, tapi kekurangannya seperti buku pindah format lainnya: banyak pengulangan.Dan harganya terhitung mahal utk itu.

  • Ivan
    2018-11-18 06:01

    Sjam ini adalah ketua dari Biro Chusus PKI yang merupakan lembaga non formal (ilegal) dibawah komando Aidid. Saya agak nggak suka dengan orang ini, membocorkan rahasia organisasi untuk kepentingan dirinya sendiri. Dia adalah salah satu pemimpin PKI yang baru dijatuhi hukuman setelah 21 tahun terjadi coup de'etat. Sjam ditembak oleh regu militer di kepulauan seribu, tanggal 30 September 1986.

  • Ariefmai Rakhman
    2018-10-20 00:09

    Sjam bagiku hampir tidak ada, yang kutahu hanya Untung dan Aidit dari film G30SPKI. Film yang luar biasa berkesan bagi anak2 dibawah 12 tahun seperti ku, Film dengan banyak adegan orang rapat dan merokok. Sjamlah orang yang merokok itu.Terima kasih tempo.....Mari pertahankan demokrasi negeri ini, dan tolak capres yang terbukti pernah melanggar HAM

  • Ketut Yudistira
    2018-11-10 23:48

    Half read. But I know something I can take a lesson from this book (series): a very high quality of writing. Not a single line of this book ever bored me. The completeness of facts and the context of the book itself were the things that made this book top-notch quality book.

  • Ananda
    2018-11-03 03:14

    Merinding baca buku ini. Selalu kontrakdiksi: G30S/PKI atau G30S/Sjam; Sjam itu tangan panjangnya Aidit atau tangan panjangnya Angkatan Darat; pengusaha atau simpatisan.Klimaks adalah sebab merinding. Banyak desus tentang kematian Sjam.Pokoknya, hebat benar penyusun buku ini!

  • Marina
    2018-10-26 22:59

    ** Books 80 - 2015 ** 3 dari 5 bintang! *review menyusul yahh :3

  • Cinthya Yuanita
    2018-11-11 01:59

    Membosankan di bagian awal. Tidak seperti buku Njoto yang lebih bernuansa melankolis, edisi ini terkesan lebih koleris.

  • Detta
    2018-11-16 01:58

    Too vague, repetitive but useful as a reference book.